Penerbit Indokarya
Judul : Ruang Bertanya
Penulis : Ranti Rachmawanti
Kategori/Genre : Novel Remaja/Dewasa
Ukuran Buku : 14,5 x 21 cm
Penerbit : Indokarya
ISBN :
Tahun Terbit : 2026
Jumlah halaman : 248 halaman
Di tengah dunia akademik yang semakin bising oleh angka, peringkat, dan laporan kinerja, Rahmanianz—seorang dosen humaniora—merasakan kehampaan yang sulit dijelaskan. Ia mengajar, meneliti, dan menulis seperti yang dituntut sistem, namun diam-diam kehilangan satu hal yang dulu membuatnya jatuh cinta pada ilmu: keberanian untuk bertanya. Ketika kritik halusnya terhadap budaya akademik berujung pada “pengasingan” ke lereng Gunung Ciremai, Rahmanianz mengira kariernya sedang dipinggirkan. Namun justru di sanalah ia bertemu Pak Oliz, pensiunan dosen yang hidup dalam sunyi, puisi, dan catatan-catatan yang tak pernah diterbitkan. Dari dialog-dialog sederhana—tentang bahasa, ilmu, kehilangan, dan keheningan—Rahmanianz mulai menemukan kembali makna belajar yang tak terikat sistem.
Sekembalinya ke kampus, ia mendirikan Ruang Bertanya: sebuah ruang tanpa nilai, tanpa absen, tanpa kepastian—tempat mahasiswa dan dosen duduk sejajar, merawat pertanyaan, dan belajar mendengarkan. Ruang kecil ini pelan-pelan menyebar, mengusik struktur, menantang kebiasaan, dan memunculkan ketegangan dengan birokrasi kampus. Namun Ruang Bertanya bukan kisah perlawanan yang gaduh, melainkan perjalanan sunyi tentang integritas, keberanian, dan harapan yang dijaga diam-diam. Saat masa lalu kembali lewat kisah Larasati—mahasiswa yang menghilang—Rahmanianz menyadari bahwa ilmu bukan sekadar pengetahuan yang diajarkan, melainkan ruang yang diwariskan agar manusia tetap berani bertanya.
Ruang Bertanya adalah novel reflektif yang menyentuh siapa pun yang pernah merasa lelah oleh sistem, rindu pada makna, dan percaya bahwa pendidikan sejati lahir dari kehadiran, kejujuran, dan keberanian untuk tinggal lebih lama dalam pertanyaan yang belum terjawab.